Batu Sawar – Semangat belajar siswa-siswi SMP Negeri Satu Atap Batu Sawar patut diapresiasi. Pada pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun ini, mereka terpaksa mengikuti ujian di kawasan perkebunan sawit di bukit PT APL karena sinyal internet di sekolah tidak stabil.
Di bawah bimbingan guru, para siswa membawa laptop masing-masing dan duduk di atas batang kayu seadanya. Meski fasilitas terbatas dan kondisi alam cukup panas, mereka tetap fokus mengerjakan soal-soal ujian dengan tekun.
Kepala sekolah menjelaskan, upaya ini dilakukan demi memastikan seluruh siswa dapat mengikuti ANBK tanpa hambatan jaringan. “Walaupun harus keluar dari lingkungan sekolah, anak-anak tetap bersemangat. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk belajar,” ujarnya.
ANBK merupakan program nasional untuk memetakan mutu pendidikan melalui asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Dedikasi para siswa dan guru SMP Negeri Satu Atap Batu Sawar menjadi inspirasi tentang pentingnya semangat belajar di tengah segala keterbatasan.
