MAKALAH
Hubungan
antara Agama, IBD & ABJ
IBD & ABJ
Disusun
Oleh :
1.Jalaludin
Romy
Nim:12101035301903
Semester 2 Reguler Pagi (A)
Dosen
Pembimbing : Drs.H.Fathuddin,SMHK,MM
SEKOLAH
TINGGI ILMU EKONOMI
GRAHA
KARYA MUARA BULIAN
TAHUN
AKADEMIK2012/2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis telah panjatkan atas kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa, sang pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta
seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq,hidayah serta
inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah IBD &
ABJ yang berjudul “Hubungan antara Agama, Ilmu Budaya Dasar dan Adat Budaya
Jambi.”
Maksud dan tujuan dari penulisan makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi salah
satu dari sekian kewajiban dalam penulisan karya ilmiah serta sebagai bahan
pelajaran dan pendidikan.
Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana
penulis pun sadar bahwasannya penulis hanyalah seorang manusia yang tidak luput
dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya milik Tuhan Azza
Wa’jala hingga dalam penulisan dan penyusunannya masih jauh dari kata sempurna.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan senantiasa penulis
nanti dalam upaya evaluasi diri.
Akhirnya penulis hanya bisa berharap, bahwa dibalik ketidak
sempurnaan penulisan dan penyusunan makalah ini adalah ditemukan sesuatu yang
dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi penulis, pembaca, dan bagi
seluruh kalangan yang membutuhkan.
Muara
Bulian,20 Mei 2013
PENULIS
BAB II
PEMBAHASAN
1.Pengertian Agama, IBD & ABJ
Menurut para Ahli
A. PENGERTIAN AGAMA MENURUT PARA AHLI
ü Menurut
DurkheimAgama adalah merupakan suatu sistem yang terpadu terdiri
atau kenyakinan dan praktek yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan
menyatukan semua penganutnya dalamsuatu komunitas moral yang di namakan
umat
ü Menurut prof
Dr.m. DrikaryaAgama adalah kenyakinan adanya suatu kekuatan supranatural yang
mengatur danmenciptakan alam dan isinya
ü Menurut H.
Moenawar ChalilAgama adalah perlibatan yang merupakan tingkah laku manusia
dalam berhubungandengan kekuatan supranatural tersebut sebagai konsekuensi otos
pengakuannya
ü Menurut Hendro
PuspitoAgama adalah sistem nilai yang mengatur hubungan manusia dan alam
semesta yangberkaitan dengan keyakinan
ü Menurut Jappy
PellokildAgama adalah percaya adanya tuhan yang maha esa dan hukum-hukumnya
B.
PENGERTIAN
IBD MENURUT PARA AHLI
- Menurut Edward Burnett Tylor, merupakan keseluruhan yang
kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian,
moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat
seseorang sebagai anggota masyarakat. Menurut seorang antropolog
E.B.Taylor (1871), kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan,
kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan
lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai
anggota masyarakat.
- Menurut Selo Soemardjan dan
Soelaiman Soemardi, kebudayaan
adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
- C.Kluckhonhn mengemukakan bahwa ada tujuh
unsur kebudayaan universal, yaitu :
- Sistem
Religi (sistem kepercayaan)
- Sistem
organisasi kemasyarakatan
- Sistem
pengetahuan
- Sistem
mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi
- Sistem
Teknologi dan Peralatan
- Bahasa
dan
- Kesenian
- Menurut Definisi Sendiri, Ilmu Budaya Dasar, adalah ilmu
gabungan, yang secara bersama atau sendiri dapat dipakai sebagai alat
untuk memecahkan masalah manusia sebagai makhluk yang berbudaya, baik
dalam kedudukannya sebagai makhluk individu, sosial, maupun ciptaan Tuhan.
2.PERANAN AGAMA DALAM KEHIDUPAN PRIBADI SEHINGGA DAPAT
MENDORONG MUNCULNYA ADAT DAN BUDAYA
Agama
memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan pribadidan
masyarakat, karena agama memberikan sebuah system nilai yang memiliki variasi
pada norma-norma masyarakat untuk memberikan pengasahan dan pembenaran dalam
mengatur pola perilaku manusia,baik di level individu dan
masyarakat.Agama
menjadi sebuah pedoman hidup singkatnya. Dalam memandang nilai, dapat kita
lihat dari dua sudut pandang. Pertama, nilai agama dilihat dari sudut
intelektual yang menjadikan nilai agama sebagai norma atau prinsip.
Kedua, nilai agama dirasakan di sudut pandang emosional yang menyebabkan adanya
sebuah dorongan rasa dalam diri yang disebut mistisme.
3.FUNGSI DAN PERAN IBD & ABJ SEBAGAI SUMBER
PEMBENTUKAN HUKUM NASIONAL
4.BAGAIMANA SIKAP RAKYAT ATAU MASYARAKAT
/RAJO ATAU PEMERINTAH DALAM PANDANGAN ADAT BUDAYA JAMBI ?
Menurut sikap saya sebagai masyarakat jambi
ini adat jambi selalu dikembangkan dan dilestarikan seperti
peninggalan-peninggalan orang-orang tua
lama yang sampai sekarang masih diperbaharui danselalu diingat oleh masyarakat
lainnya,walaupun tidak sepenuh dikembangkan dan dilestarikan, seperti
masyarakat-masyarakat jambi sampai sekarang adat budaya jambi (ABJ) selalu
dilestarikan walaupun tidak semuanya,dan meski pun rakyat zaman sekarang banyak
memperkembang dunia zaman modren , tetapi adat budaya zaman dahulu selalu kami
utamakan dan selalu kami sopan dalam menghadapi adat budaya jambi. itulah
menurut pandangan kami sebagai masyarakat rakyat jambi dan itulah yang saya
ketahui tentang adat budaya jambi,saya sebagai orang tua yang lama hidup didesa
peninjaun ini, mungkin itu menurut pandangan saya tentang adat budaya jambi.
5. BAGAIMANA MENYELESAIKAN MASALAH ATAU
KASUS YANG BERKAITAN DENGAN ADAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI – HARI ?
Saya sebagai ketua adat di desa ini untuk
menyelesaikan sesuatu kasus atau masalah yang telah terjadi, seperti kasus
masalah HARTA, terlebih dahulu kami memanggil pemuka – pemuka atau7 tokoh –
tokoh masyarakat yang ada dalam desa, yang pertama atau yang utama yang kami
undang atau yang kami panggil KEPALA DESA ( kades), dan ketua LPM berserta anggota,
ketua BPD Berserta anggota, dan ketua RT/RW, setelah seluruh yang di undang
telah hadir dibalai desa/ kepala desa ( kades ) kemudian seluruh porum untuk
dapat mendengarkan surat pengaduan pendakwah, sesudah di dengar isi surat
pengaduan seluruh porum dapat menilai yang benar dan yang salah dari pendakwah
dan terdakwah kemudian telah selesai pendakwah dan terdakwah sudah di ketahui
dalam surat keputusan mana yang benar dan yang salah yang benar menerima harta
di seng keta dan yang salah tidak menerima apa – apa, kemudian pendakwah dan
terdakwah menanda tangani dalam sidang, setelah selesai pendakwah dan terdakwah
menanda tangani kemudian di serahkan ke pada kepala desa untuk menanda tangani
surat keputusan yang tela sudah di sidang.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Peran dan
fungsi agama bagi manusia sangatlah berpengaruh terhadap kehidupannya,karena
agama adalah suatu pedoman hidup seseorang untuk mencapai kebahagiaan dunia
maupun akhiratnya.
Begitu
beragamnya adat-adat yang ada di Indonesia, sehingga kita harus mengikuti
sebuah adat yang berlaku apabila kita berada di suatu tempat .seperti sebuah
peribahasa mengatakan “dimana bumi dipijak, maka disitulah langit dijunjung. Oleh sebab itu ,kita harus
mengetahui adat-adat yang ada di setiap daerah.
B.
SARAN
Sebagai warga indonesia , kita harus
senantiasa menjaga dan melestarikan adat yang sudah ada agar ciri khas suatu
daerah masih tetap terjaga. Karna kalau kita lihat, adat-adat yang ada di indonesia
sudah semakin memudar bahkan hampir menghilang.
Adapun saran yang dapat
pemakalah berikan adalah kita sebagai masyarakat Jambi bagaimana cara untuk
melestarikan atau memperkenalkan budaya Jambi itu sendiri, bahwa banyaknya
terdapat unsur-unsur kebudayaan itu sendiri yang sangat menarik dan bisa untuk
dijadikan berita utama.
Baiklah,
sebagai penutup tentu masih banyak terdapat kekurangan dalam makalah ini, untuk
itu kami merasa perlunya kritik dan saran yang membangun untuk koreksi makalah
ini, karena sesuatu itu terdapat kekurangan.
C. PENUTUP
Demikian yang dapat kami
paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya
masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya
rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penyusun banyak berharap para
pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada
penyusun demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan –
kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penyusun pada khususnya
juga para pembaca yang budiman pada umumnya.
DAFTAR PUSTAKA
http://dyanperawat.blogspot.com/2012/01/hikmah-agama-dan-sikap-hidup-beragama.html
http://ruangpelangi.wordpress.com/toleransi-beragama/
http://abdain.wordpress.com/2010/04/11/fungsi-agama-bagi-kehidupan/
Arsyad Somad, Kemas. Mengenal
Adat Jambi Dalam Perspektif Modern, dinas pendidikan propinsi Jambi, Jambi,
2002.
“Ungkapan Tradisional Sebagai Sumber
Informasi Kebudayaan Daerah Jambi”, DEPDIKBUD JAMBI, 1986 ( hal. 71 )